Iteration Loop dan Latihan Prompting
Mendiagnosis output dan menjalankan revisi prompt berdasarkan kelemahan yang terlihat.
Mendiagnosis output dan menjalankan revisi prompt berdasarkan kelemahan yang terlihat.
Progress tersimpan di browser dan perangkat ini.
3.8 Iteration loop
Prompting adalah loop:
Tentukan tujuan → Tulis prompt → Baca output → Nilai → Perbaiki satu hal → Coba lagi → VerifikasiSaat output kurang, jangan hanya berkata “yang lebih bagus”. Beri diagnosis.
| Masalah | Instruksi revisi |
|---|---|
| Terlalu umum | “Tambahkan contoh konkret untuk owner warung makan di Surabaya.” |
| Terlalu panjang | “Ringkas menjadi 5 bullet; maksimal 12 kata per bullet.” |
| Terlalu formal | “Pakai kalimat pendek seperti chat kerja, tetap sopan.” |
| Tidak sesuai audiens | “Asumsikan pembaca baru pertama kali mendengar istilah ini.” |
| Menambah fakta | “Gunakan hanya bahan di antara tag <sumber>; tandai jika informasi tidak tersedia.” |
| Tidak bisa dinilai | “Buat tabel dan sertakan alasan setiap rekomendasi.” |
| Langsung menyimpulkan | “Tulis asumsi dan data yang masih kurang sebelum rekomendasi.” |
Revisi satu hal dulu
Kalau kamu mengubah tone, format, audiens, dan tujuan sekaligus, kamu tidak tahu perubahan mana yang memperbaiki hasil. Untuk belajar, revisi satu atau dua variabel lalu bandingkan.
3.9 Lima latihan prompting
Kerjakan minimal dua sekarang. Sisanya bisa masuk rencana latihan.
Latihan 1: email izin sakit
Jangan masukkan diagnosis pribadi jika tidak diperlukan.
Konteks:
Aku perlu memberi tahu atasan bahwa hari ini aku tidak bisa bekerja karena kurang sehat. Pekerjaan pentingku hari ini: [tugas]. Statusnya: [status].
Instruksi:
Tulis pesan singkat untuk atasan. Sampaikan ketidakhadiran, status handover, dan kapan aku akan memberi update.
Format:
Pesan chat 60–90 kata.
Finishing:
Sopan dan jelas, tanpa detail medis. Jangan menjanjikan waktu pulih yang belum pasti.Nilai: apakah pesannya jelas, menjaga privasi, dan memberi informasi handover?
Latihan 2: rangkum artikel atau dokumen
Gunakan teks yang boleh kamu bagikan.
Ringkas teks di bawah untuk [audiens].
Format:
1. satu kalimat inti,
2. tiga temuan utama,
3. dua hal yang perlu ditindaklanjuti,
4. daftar angka atau tanggal yang disebut.
Gunakan hanya informasi dari teks. Jika ada bagian ambigu, kutip bagian tersebut dan jangan menebak.
<teks>
[tempel teks yang aman]
</teks>Nilai: apakah AI menambah fakta di luar teks? Apakah angka tetap sama?
Latihan 3: ide konten bisnis kuliner
Aku mengelola [jenis bisnis kuliner] di [kota]. Audiens utamaku [deskripsi]. Tujuan konten bulan ini [tujuan]. Tiga fakta yang boleh dipakai: [fakta 1–3].
Buat 10 ide video pendek. Format tabel: hook, isi 3 beat, CTA, dan bahan visual yang perlu direkam.
Variasikan antara edukasi, behind-the-scenes, social proof, dan penawaran. Jangan membuat klaim rasa, kesehatan, atau harga yang tidak kuberikan.Nilai: apakah idenya berbeda, realistis direkam, dan sesuai fakta?
Latihan 4: adaptasi bahasa
Adaptasikan teks berikut dari Bahasa Indonesia ke English casual untuk [audiens dan konteks].
Pertahankan makna, nama, angka, dan komitmen. Jangan menerjemahkan idiom secara literal. Setelah hasil, jelaskan tiga pilihan adaptasi yang paling penting.
<teks>
[tempel teks]
</teks>Nilai: apakah makna dan komitmen berubah?
Latihan 5: rencana belajar 30 hari
Aku ingin belajar [skill]. Levelku sekarang [level]. Aku punya [jumlah] menit per hari, [jumlah] hari per minggu. Aku belajar paling nyaman lewat [cara]. Target terukurku pada hari ke-30 adalah [hasil].
Buat rencana 4 minggu. Setiap minggu harus punya satu output nyata, satu sesi review, dan satu hari buffer. Jangan memasukkan tool berbayar tanpa memberi alternatif gratis.
Sebelum membuat rencana, tanyakan maksimal 3 hal yang paling memengaruhi kelayakan rencana.Nilai: apakah jadwal sesuai waktu nyata dan punya output yang bisa dilihat?
3.10 Rubrik prompt sebelum dikirim
Cek cepat:
- Tujuannya jelas.
- Konteks yang mengubah hasil sudah ada.
- Data sensitif sudah dihapus.
- Instruksi memakai kata kerja konkret.
- Format output disebut.
- Batasan dan kriteria kualitas disebut.
- AI diminta bertanya jika informasi penting kurang.
- Aku tahu bagaimana akan menilai hasil.
Kamu tidak harus mencentang semuanya untuk tugas sederhana. Gunakan sesuai risiko dan kompleksitas.
3.11 Anti-pattern yang sering terjadi
Prompt kepanjangan, tetapi tujuan hilang
Banyak detail bukan berarti jelas. Taruh tujuan dan instruksi utama di bagian yang mudah terlihat.
Memakai role sebagai mantra
“Kamu adalah ahli terbaik di dunia” tidak menggantikan data, contoh, atau kriteria hasil.
Meminta AI “jangan hallucinate” lalu percaya penuh
Kalimat itu membantu mengarahkan, tetapi tidak menghilangkan kesalahan. Verifikasi tetap perlu.
Menempel data sebanyak mungkin
Lebih banyak data bisa menambah noise dan risiko. Berikan minimum yang relevan.
Menerima output pertama
Output pertama adalah draft. Bahkan ketika terlihat bagus, baca ulang nama, angka, janji, dan implikasinya.
Knowledge check
1. Apa fungsi Konteks pada KIFF?
A. Membuat prompt lebih panjang. B. Memberi situasi, audiens, tujuan, dan bahan yang memengaruhi hasil. C. Menggantikan instruksi. D. Memastikan AI selalu benar.
2. Tugas kompleks sebaiknya...
A. Selalu dimasukkan ke satu prompt raksasa. B. Dipecah menjadi tahap yang bisa dinilai. C. Diberi role “super expert”. D. Tidak perlu diverifikasi.
3. Hasil terlalu formal. Revisi mana paling berguna?
A. “Lebih bagus.” B. “Ulangi.” C. “Gunakan kalimat pendek seperti chat kerja; tetap sopan; hindari jargon.” D. “Jangan formal banget dong.”
4. Apa yang paling penting setelah output keluar?
A. Menghitung panjang prompt. B. Menilai output dengan kriteria lalu memperbaiki atau memverifikasi. C. Mengganti tool setiap saat. D. Menyimpan semua output.
Kunci dan penjelasan
Buka bagian ini setelah kamu menjawab.
- B. Konteks mengurangi asumsi yang harus dibuat AI.
- B. Tahapan membuat kesalahan lebih mudah ditemukan dan diperbaiki.
- C. Revisi itu mendefinisikan tone melalui ciri yang dapat diamati.
- B. Prompting adalah loop, bukan satu kali kirim.
Ringkasan modul
- Prompt adalah brief, bukan mantra; prompt bisa pendek selama cukup jelas.
- KIFF berarti Konteks, Instruksi, Format, dan Finishing.
- Minta AI bertanya jika konteks penting kurang; contoh dan kriteria sering lebih berguna daripada role bombastis.
- Pecah pekerjaan kompleks menjadi tahap.
- Diagnosis output, perbaiki satu hal, lalu bandingkan.
Next action
Pilih satu dari lima latihan. Simpan urutan lengkap di workbook: prompt awal, output pertama, diagnosis, prompt revisi 1, output kedua, diagnosis kedua, prompt revisi 2, dan output final. Bandingkan skor sebelum dan sesudah.
Lanjut ke Modul 4: AI di Dunia Kerja & Keseharian.